Mengenal Batu Mulia

Showing posts with label catatan Harian. Show all posts
Showing posts with label catatan Harian. Show all posts
Saturday, 24 August 2013

0
Mengenal Ka'bah-2

Hajar Aswad

Hajar Aswad
Hajar Aswad adalah batu hitam yang terletak di sudut sebelah Tenggara Ka’bah, yaitu sudut dari mana Tawaf dimulai. Hajar Aswad merupakan jenis batu ‘Ruby’ yang diturunkan Allah dari syurga melalui malaikat Jibril. Hajar Aswad terdiri dari lapan keping yang terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak.
Monday, 4 March 2013

0
ESTAFET KEPEMIMPINAN PARA KHILAFATUN NUBUWWAH



Masa kekhilafahan kaum Muslim di awali dengan kepemimpinan Khulafaur Rasyidin yang berlangsung selama kurang lebih 30 tahun. Pada periode ini, kaum Muslim telah meraih masa keemasan, khususnya pada masa Kekhilafahan Abu Bakar ash-Shiddiq hingga separuh dari masa kepemimpinan Utsman bin Affan. Khalifah terakhir pada periode ini adalah Hasan bin ‘Ali, cucu Rasulullah saw.

632 M – Masih dalam tahun yang sama, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq dibai’at menjadi Khalifah (pengganti Nabi), para sahabat membai’at beliau. Kemudian meneruskan misi sahabat Usamah bin Zayd memimpin ekspedisi ke Syiria. Memerangi golongan Murtad dan suku Arab yang enggan membayar zakat.

633 M – Terjadi perang Yamamah ; Islam berjaya membebaskan selatan Syiria. Penaklukan al-Hirah di Iraq oleh Khalid bin Walid. Mulai dilakukan pengumpulan al-Qur’an yang diketuai oleh Zayd bin Tsabit.

634 M – Terjadi peperangan Ajnadin di Palestina. Khalifah Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat. Sayyidina Umar bin Khatthab dibai’at menjadi Khalifah.

635 M – Ekspansi pertama Kekhilafahan Umar bin Khatthab ke ibukota Syiria dan Damsyik

636 M – Barah dan Balabak akhirnya di bebaskan. Damsyik dan Hims dibebaskan.

637 M – Syiria dan Jordan dibebaskan. Terjadi peperangan Yarmuk yang dipimpin oleh Khalid bin Walid melawan Byzantium. Bandar al-Kufah di bangun.

638 M – Iraq dibebaskan oleh Islam. Terjadinya perang al-Qadisiah (sebuah kota didekat Hirah, Iraq) yang akhirnya takluk ditangan Islam. Jerusalem dibebaskan secara damai. Dari sana, futuhat berlanjut ke Ibukota Persia, yaitu Al-Madain. Terjadi peperangan Jalula’ dan Parsi jatuh ketangan Islam dan banyak lagi kota-kota di Syiria yang dibebaskan.

639 M – Proses penyusunan calendar Hijriyah. Para sahabat menetapkan permulaannya berdasarkan peritiwa yang paling penting dalam sejarah Islam yaitu hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah untuk mendirikan Darul Muhajirin (darul Islam).

640 M – Kawasan di Iraq dan Syiria yang masih tersisa dibebaskan.

641 M – Qaysariyyah dibebaskan. Ibukota Mesir yaitu Iskandaria akhirnya takluk. Mousul dapat dikuasai tentara kaum Muslimin.

642 M – Kaum Yahudi berpindah dari negari Arab ke Syiria.

643 M – Dinasti Persia runtuh dan Iran di bebaskan. Terjadinya perang Nawahand.

644 M – Bertepatan dengan 23 Hijriyah. Tripoli (Libya) dibebaskan. Azerbaijan, Hamazan, Asfahan dibebaskan. Khalifah Sayyidina Umar bin Khattab wafat karena di bunuh oleh salah seorang Majusi. Sayyidina Utsman bin ‘Affan dibai’at menjadi Khalifah.

645 M – Seruan ke Afrika Utara. Cyprus akhirnya takluk.

646 M – Seruan menentang Byzantium.

647 M – Tentara angkatan laut Islam dikembangkan dan dipimpin oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Terjadi peperangan dahsyat di laut menentang angkatan laut Byzantium. Pemerintahan Persia Sassanid berhasil di tumpas.

648 M – Terjadi pemberontakan (bughat) terhadap Kekhilafahan Sayyidina Utsman bin ‘Affan. Syapur dibebaskan dan Tripolitania juga dibebaskan.

652 M – Khurasan dan Naisapur di bebaskan.

653 M – Khalifah Utsman bin ‘Affan di bunuh, bertepan dengan tahun 35 H. Beliau berhasil merebut Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania dan Tabaristan. Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib dibai’at menjadi Khalifah.

657 M – Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib memindahkan pusat Kekhilafahan dari Madinah ke Kufah.

658 M – Terjadinya perang Jamal ; peperangan antara Amirul Mukminin dan penentangnya.

659 M – Perang Shiffin ; peperangan antara Khalifah ‘Ali dan penentangnya yaitu Mu’awiyyah. Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib kembali menguasai Hijaz dan Yaman dari Mu’awiyah.

*Pasa masa ini hidup ulama yang sangat terkenal yaitu Imam Hasan al-Bashriy (643 – 732 M)

661 M – Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib wafat dibunuh oleh kalangan Khawarij. Beliau 6 tahun menjadi Khalifah. Sayyidina Hasan bin ‘Ali dibai’at menjadi Khalifah, hanya sekitar enam bulan beberapa hari. Pada tahun 41 H, beliau mengundurkan diri dari jabatan khalifah. Selanjutnya pemerintahan di limpahkan ke Mu’awiyyah (gubernur Damaskus).

Peristiwa penyerahan kekuasaan kepada Mu’awiyah ini dikenal dengan ‘Amul Jamaah, yang mana Khalifah Hasan bin ‘Ali menyatakan mundur dari jabatannya pada 25 Rabiul Awwal 41 H.Berakhirnya Kekhilafahan Hasan bin ‘Ali maka berakhirlah Khilafah an-Nubuwwah. Khilafah an-Nubuwwah yaitu Khilafah yang berjalan diatas thariqah kenabian. Sehingga, genaplah apa yang disabdakan Rasulullah bahwa Khilafah Nubuwwah adalah 30 tahun, dan 30 tahun itu adalah masa Khalifah Abu Bakar, Khalifah Umar bin Khaththab, Khalifah Utsaman bin ‘Affan, Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib serta masa Khalifah Hasan bin ‘Ali.

أخبرنا أحمد بن سليمان قال أنا يزيد قال أنا العوام قال حدثني سعيد بن جهمان عن سفينة مولى
رسول الله صلى الله عليه و سلم قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم الخلافة في أمتي
ثلاثون سنة ثم ملكا بعد ذلك قال فحسبنا فوجدنا أبا بكر وعمر وعثمان وعليا

“al-Khilafah an-Nubuwwah yang ada pada umatku adalah 30 tahun kemudian setelahnya masa kerajaan”Al-Imam al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalaniy didalam kitab yang sudah masyhur yaitu Fathul Bariy syarah Shahih Bukhari (14/479) memberikan komentar,

لِحَدِيثِ الْخِلَافَة بَعْدِي ثَلَاثُونَ سَنَة لِأَنَّ الْمُرَاد بِهِ خِلَافَة النُّبُوَّة وَأَمَّا مُعَاوِيَة وَمَنْ بَعْده فَكَانَ أَكْثَرُهُمْ
عَلَى طَرِيقَة الْمُلُوك وَلَوْ سُمُّوا خُلَفَاء ، وَاَللَّه أَعْلَمُ

“berdasarkan hadits (al-Khilafah ba’diy tsalatsuna sanah), sebab sesungguhnya yang dimaksud dengan hadits tersebut adalah Khilafah Nubuwwah (Khilafah yang berjalan diatas metode kenabian), adapun Mu’awiyah serta penguasa-penguasa setelahnya yang jumlah mereka sangat banyak berjalan diatas thariqah (tabi’at) al-muluk (raja-raja) walaupun semuanya dinamakan sebagai Khalifah. Wallahu a’lam.“

http://ldkummiunikom.blogspot.com/2012/03/estafet-kepemimpinan-para-khilafatun.html


Wednesday, 9 January 2013

1
MISTERI PRABU SILIWANGI DAN PELABUHAN KARAWANG


Hilangnya Parabu Siliwangi beserta kerajaanya sampai saat ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan sehingga banyak beredar cerita-cerita Moksanya Prabu Siliwangi.

Setelah Pernikahan Raden Pamanah Rasa dengan Nyi Subang Larang, Syekh Quro atau Syekh Hasanudin menitipkan Pesantrennya kepada salah seorang murid yang dipercaya untuk meneruskan menyebarkan Agama Islam di Karawang yaitu Syekh Abdurahman.

Adapun Syekh Abdurahman merupakan keturanan dari generasi ke 17 setelah Rasullah SAW seperti di tunjukkan di gambar berikut

SILSILAH PENYEBAR ISLAM DI KARAWANG


Sementara itu Syekh Hasanudin melakukan pengembaraanya dan sempat singgah di wilayah Lemah Abangm Wadas kabupaten Karawang untuk menyebarkan Islam disana dan saat ini terdapat maqam (jejak) kehadiran Syekh Hasanudin disana, yang disebut sebagai Maqam Syekh Quro Karawang.

Syekh Abdurahman menunaikan tugasnya dengan baik dan mengembangkan pesantren Quro lebih besar lagi sehingga pada saat itu terdapat pelabuhan yang amat ramai di daerah Bunut Kertayasa.

BUKTI SEJARAH


Adapun bukti bukti yang menguatkan adanya pelabuhan karawang di Kampung Bunut Kelurahan Karawang Kulon yaitu ditemukannya kapak batu Neolit, beberapa keping uang VOC dari tembaga dan uang Gulden dari bahan prak, pecahan-pecahan porselen dari Tiongkok dan sebuah makam Embah Dalem yang tidak lain adalah wakil raja yang memerintah di suatu wilayah (penguasa setempat).

MAKAM EMBAH DALEM


Sementara itu Syekh Abdurahman meninggal di pesanteran Quro dan sekarang makamnya terletak di Belakang Masjid Agung Karawang dan sering dikunjungi oleh  para peziarah.

TIANG MESJID AGUNG KARAWANG


Misteri Hilangnya Prabu Siliwangi

Diceritakan Raden Pamanah Rasa menikah dengan Nyi Subang Larang dan Dari hasil perkawianan ini dikaruniai tiga orang Anak, yaitu : raden Walangsungsang, Nyi Mas Rarar Santang dan Raden Kean Santang.
Dalam versi Babad Tanah Sunda / Babad Cirebon ketika Raden Pamanah Rasa Naik Tahta dengan gelar Prabu Siliwangi dan memerintah Pajajaran kala itu ia dihasut oleh Ki Buyut Talibrata untuk tidak tunduk pada Cirebon yang kala itu di pimpin oleh cucu Prabu Siliwangi Syarif Hidayatullah.
Kala itu Syarif Hidayatullah menyerukan kepada sebagaian penduduk Padjajaran untuk memeluk agama Islam, menghadapi seruan ini Prabu Siliwangi menuruti kata-kata Ki Buyut Talibrata yang menyatakan lebih baik “Ngahyang” atau menghilang (moksa) dari Bumi.
Seketika itu juga ketika dalam pengejaran Syarif Hidayatullah Istana Kerajaan Padjajaran menurut cerita berubah menjadi hutan belukar. Sang Prabu dan segenap rakyatnya hilang seperti ditelan bumi dan kerajaan Padjajaran hilang pada tahun 1482 Masehi.







Friday, 17 August 2012

0
ALUMNI RAMADHAN

CATATAN HARIAN

Ramadhan tingggal mengitung hari, Idul Fitri akan kita sambut, detik-detik penghujung Ramadhan mari kita renungi dan intropeksi diri. Selama bulan ramadhan begitu giat kita beribadah, baik maqdhah maupun ghoir maqdah.

Sebulan penuh begitu padat segala kegiatan yang dilaksanakan di bulan Ramadhan. Mulai malam hari hingga sore hari semua rangkaian kegiatan erat hubungannya dengan ibadah. Dini hari di mesjid, mushola dan surau terdengar alunan ayat suci al-Qur'an di selingi pujian sembari membangunkan yang terbuai dalam mimpi untuk segera beranjak dari tidur untuk melaksanakan saur. Menjelang subuh ramai - ramai pergi ke mesjid untuk melaksanakan shalat subuh dan dilanjutkan kuliah subuh. Siang harinya banyak mesjid melaksanakan kajian saat selesai shalat Dzuhur. Menjelang magrib banyak ceramah di tayangkan oleh media. malam harinya dilanjutkan shalat Isya dan Tarawih bahkan banyak pula yang tadarus al qur'an hingga larut malam.

Pertanyaan yang terbersit akankah semangat Ramadhan membekas dan menancap di hati kita ?
Akankah segala aktivitas di bulan Ramadhan kita bawa pada 11 bulan berikutnya ?

Jawabannya ada pada pribadi masing-masing. Jika kita renungi Bulan Raadhan adalah training dari Allah untuk orang beriman. saat training begitu semangat dan antusias. Tetapi ketika Ramadhan berlalu semua hilang   , Apakah training bulan Ramadhan berhasil ?
sebab keberhasilan sebuah training adalah ketika selesai training peserta training akan menerapkan hasil tainingnya ? Begitu juga Ramadhan, seseorang berhasil dalam training dibulan Ramadhan ketika semangat dan segala aktivitas serta disiplin selama bulan Ramadahn di terapkan pada 11 bulan berikutnya.

Marilah kita menjadi Alumni Ramadhan yang sesungguhnya, Alumni Ramadhan yang dapat menerapkan hasil training di 11 bulan berikutnya. ketika kita tidak bisa menerapkan hasil training di bulan ramadhan perlu kita tanya pada diri kita apakah puasa saya berhasil ? Apakah ibadah saya sukses ?
sebab sia-sialah ketika digembleng sebulan penuh saat Ramadhan ketika Ramadhan berlalu kita kembali maksiat, kembali korup kembali berdusta.

Mari kita terapkan makna Puasa Ramadhan di bulan berikutnya, ketika Ramadhan kita tidak makan walau lapar, tidak minum walau haus, kita jujur untuk melaksanakan puasa mari kita terapkan di kehidupoan sehari hari.

Mari kita menjadi alumni Ramadhan yang sukses, mari kita bawa makna puasa, mari kita bawa disiplin puasa mari kita menjadi alumni Ramadhan yang tangguh, disiplin, giat dan jujur. Karena semua ini merupakan indikator berhasil atau tidaknya puasa kita.

Mudah - mudahan Allah memberikan kemudahan dan kekuatan agar kita menjadi alumni Ramadhan  sukses
 AMIIIIN. 

Penulis dan Wajah indonesiaku Mengucapkan " HARI RAYA IDUL FITRI " Mohon Maaf  Lahir Batin.


Saturday, 2 June 2012

0
Gelar Habib dan Eksistensi keturunan Rasulullah

catatan harian
Gelar Habib dan Eksistensi Keturunan Rasulullah
Oleh : Ali Assegaff


Hai sobat kali ini saya akan mengangkat sekelumit mengenai Habib yang marak di Indonesia, hal ini saya angkat karena ada sekelompok orang yang tidak percaya bahwa orang yang bergelar Habib bukan Ahlul Bait ( keluarga Nabi). Bahkan lebih extreme lagi mereka menganggap Nabi Muhammad Hanya manusia biasa. Mudah - mudahan coretan ini akan membukakan mata hati mereka akan kenyataan yang ada Amiiiiin.
coretan ini saya kutip dari sebuah buku karya Ali Assegaf selamat menimba ilmu.






Kata Habib turunan dari kata Habba-Yahibbu-Hubban-Mahabbatan, yang bermakna mencintai. Habib sendiri bermakna orang yang dicintai atau kekasih. Kata yang identik untuk itu adalah wadda - ya waddu-waddan-mawaddan. Al-Qur’an memperkenalkannya melalui surah Asy – Syura ayat 23 yang berbunyi : “ katanlah ( hai Muhammad), sesungguhnya aku (Muhammad) tidak meminta upah atasnya (tugas risalah) selain kecintaan kepada Al – Qubra”. Mayoritas ahli tafsir sepakat bahwa Al – Qubra yang dimaksud dalam ayat tersebut keluarga keturunan Rasul berdasarkan riwayat Hadist yang berasal dari Ibnu Abbas bahwa ketika turun ayat Mawaddah, para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW tentang keluarga Rasulullah SAW yang Allah wajibkan mencintai mereka, Rasulullah menjawab bahwa mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah Az Zahra dan kedua putrannya Hasan Husein.




Imana Bukhari menyinggung Hadist ini pada shahihnya, jilid kedua hal.264 bersanad Musaddad, dari Yahya binSyu’bah, dari Abdul Malik, dari Thawus, dari Ibnu Abbas. Demikian juga pakar Hadist seperti Ahmad bin Hambal, Thabrani, Al – Hakim maupun Dailamy. Dan ‘Kutubus – Sittah’ Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan An-Nasa’i memaparkan penjabaran Hadist – Hadist Al – Qubra dari Rasulullah sebagai penjelasan ayat Mawaddah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa keturunan Hasan dan Husein termasuk dalam pengertian Al-Qubra.





Syaikul Ibnu Taimiyah dalam kitab “ Ahlul Bait wa huguguhum “ pada hal. 138 mengemukakan hadist riwayat Ibnu ‘Asakir yang berasal dari Anas bin Malik bahwa Rasullah SAW bersabda “ Janganlah seseorang diantara kalian berdiri dari tempat duduknya kecuali untuk menghormati Hasan dan Husein atau keturunan mereka berdua”. Bahkan Ibnu Hajar dalam kitabnya Shawa’igul Mugrigah hal. 105 menurunkan hadist yang berbunyi sebagai berikut : “ Wahai Manusia, sesungguhnya keutamaan, kemuliaan, kedudukan dan kepemimpinan adalah untuk Rasulullah dan keturunannya, maka janganlah kalian sampai hanyut oleh berbagai kebatilan”. Jelas sudah, bahwa kedua sumber Al-Qur’an dan Hadist, Allah dan Rasul-Nya menetapkan kewajiban cinta umat Muhammad kepada keturunan Rasulullah melalui Hasan dan Husein. Dan menjadi jelaslah bahwa gelar Habib bukan hasil rekayasa orang Jawa yang terpengaruh kepada kesesatan, tetapi hasil konklusi dari kitabulah dan sunah Rasul-Nya.





Kesimpulannya adalah bahwa gelar Habib hanya boleh diberikan kepada keturunan Hasan dan Husein sebagai konsekuensi ayat, dan tidak boleh diberikan kepada selain keturunan mereka berdua. Namun perlu ditegaskan disini bahwa mencintai Al-Qubra adalah wajib hukumnya, sedangkan gelar Habib hanyalah sunah hukumnya.



Keturunan Hasan dan Husein

Hasan bin Ali bin Abi Thalib memiliki beberapa orang istri : 
1. Kaulah binti Mandhur,
2. Ummu Ishaq binti Thahlah bin Utsman,
3. Ummu Zaid Khazrajiyah,
4. Ja’dah binti Asy’ats bin Qais (Ja’dah inilah yang meracuni Hasan atas perintah Mu’awiyah bin abu Sufyan). 




Hasan bin Abi Thalib menurunkan putera – putera :
1. Abdulah
2. Qasim
3. Hasan Mutsanna
4. Zaid
5. Umar
6. Abdurahman
7. Ahmad
8. Ismail
9. Husein
10. Aqil
11. Hamzah
12. Thalhah




Abdulah bin Hasan melanjutkan keturunan Hasan melalui enam puteranya :


1. Muhammad An – Nafs Az – Zakiyyah
2. Ibrahim
3. Idris
4. Musa
5. Sulaiman
6. Yahya
Semua ini dapat dibaca pada kitab ‘Syams Adh – Dhahirah’ karangan Allamah Sayyid Abdurahman bin Muhammad bin Husein Al Masyur.



Sedangkan Husein bin Ali bin Abi Thalib memiliki enam putera :


1. Ali Akbar
2. Ali Ashgar
3. Ali Ausath (Ali Zainal Abidin)
4. Ubaidillah
5. Muhammad
6. Jafar
Seluruh putera Husein Syahid bersama Husein di Karbala – Irak pada tahun 61 H, kecuali Ali Zainal Abidin yang selamat dari pembantaian biadab pasukan penguasa Yazid bin Muawiyah.




Ali zainal Abidin memiliki Putera :

1. Muhammad Al-Bagir
2. Abdullah Al-Bahir
3. Zaid
4. Umar Al-Asyraf
5. Ali
6. Husein Ashghar
7. Husein Akbar
8. Qasim
9. Hasan
10. Sulaiman
11. Abdurahman




Muhamad Al – Bagir mempunyai anak :


1. Ja’far Shadiq
2. Abdulah
3. Ibrahim
4. Zaid
5. Ali




Ja’far Shadiq mempunyai anak :


1. Abdulah
2. Abbas
3. Yahya
4. Muhsin
5. Muhammad Ashghar
6. Ismail
7. Muhammad Akbar
8. Ishak
9. Musa Al Khadim
10. Ali Ureidhi




Keturunan Musa Al Khadim tersebar di negara : Irak, Libanon dan Iran. Mereka menambahkan ‘Al - Musawi’ di belakang nama – nama mereka untuk menunjukan bahwa mereka keturunan Musa Al – Khadim.




Keturunan Ali Ureidhi tersebar di negara : Yaman, India, Pakistan, Bangladesh, Malaysia, dan Indonesia. Bermula dari hijrahnya seorang cucu Ali Ureidhi yang bernama Ahmad bin Isa bin Muhammad bin Ali Ureidhi dari Irak ke Yaman. Di Yaman Ahmad bin Isa mengembangkan keturunan yang sangat banyak, darinya munculah marga – marga :


1. Mauladawilah Asegaf
2. Alaydrus
3. Bin syekh Abubakar
4. Al Atas
5. Al Hamid
6. Al Muhdhar
7. Al Haddad
8. Al Habsyi
9. Al Jufri
10. Ba’abud
11. Ba’Agil
12. Al Munawar
13. Al Gadri
14. Fad’ag
15. Afiff
16. Al Kaf
17. Al Hinduan
18. Asy Syathiri
19. Basyeban
20. Bin Yahya
21. Bin Smith
22. Bin Thahir



Dan masih banyak lagi. Almarhum Buya Hamka mengakui eksistensi keturunan Rasulullah yang ada di Indonesia. Silahkan baca kata sambutan Hamka pada buku ‘Al Husein bin Ali bin Abi Thalib’ karya MHM Hamidy.



Pendiri madzhab Syafi’i yaitu imam Muhammad bin Idris Asy-Safi’i mengumandangkan syair beliau yang sangat terkenal di dunia islam sebagai berikut :

Wahai keluarga Rasulullah


Mencintai merupakan kewajiban yang ditetapkan Allah dalam Al 


Qur’an yang di turunkan – Nya


Cukup sudah ketinggian derajat kalian yaitu bahwa siapa saja 


tidak bersholawatkepada kalian tidak sah


shalatnya.


Karenanya mayoritas Ulama Salaf dan khalaf telah menunjukan kecintaan mereka yang mendalam terhadap keluarga keturunan Rasulullah SAW.





Derajat Manusia


Dalil Qur’anik-Sunnah yang selalu dijadikan senjata utama kelompok Al - Irsyad adalah Al - Qur’an surah Al - Hujarat ayat 13 “.... sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertakwa”. Dan sabda nabi Muhammad SAW “ Kamu adalah sekalian berasal dari Adam dan Adam berasal dari tanah tidak ada kelebihan antara bangsa Arab dan bukan Arab kecuali dengan takwa”, sama sekali tidak menapikan ayat 33 surah Al Ahzab yang berbunyi : 


“......sesungguhnya Allah ingin menghilangkan noda kotoran dari kalian - Ahlul Bait dan mensucikan kalian sesuci - sucinya”.



Sebab, siapapun yang mempelajari ilmu - ilmu Al - Qur’an akan berpendapat bahwa dalam Al - qur’an terdapat kelompok ayat yang bersifat umum (seperti kandungan surah Al Hujarat ayat 13), dan ada kelompok ayat yang bersifat khusus (seperti surah As - Syura ayat 23, Al - Ahzab ayat 33). Bukankah Allah menamakan umat Muhammad ini sebagai umat terbaik melalui firman- Nya pada surah Al - Imran ayat 110, “ Kalian adalah sebaik - baik umat .......” Dan melalui bebrbagai sumber Hadist, Rasulullah SAW telah membeberkan keutamaan - keutamaan umat Muhammad dibandingkan dengan umat lainya. Umat yang lain tidak perlu iri hati sebab itu hak mutlak Allah SWT, dan dibalik pemberian keutamaan - keutamaan itu tentu ada hikmah yang terkandung didalamnya.


Dan Allah menegaskan hal tersebut melalui firman-Nya pada surah :


Ali Imran ayat 73, “Katakanlah (hai Muhammad) sesungguhya keutamaan itu berada dalam tangan Dia yang diberikan kepada siapa yang Allah kehendaki”


Surah An - Nisa ayat 53, “Apakah mereka iri hati terhadap sekelompokorang yang Allah berikan keutamaan kepadanya, sebab sebelumnya telah Kami berikan kepada keluarga Ibrahim As Al - Kitab dan Hikmah. Dan telah Kami berikan kepada mereka kekuasaan yang besar”.

Demikian juga surah 
Al - Baqarah ayat 253, Al - Isra ayat 55, Az - Zukhruf ayat 32, Al - An’am ayat 83 dan sebagainya.


Kenapa Allah menimpakan azab umum kepada umat - umat nabi Nuh, nabi Luth, Nabi shaleh dan yang lainya ?


Sedangkan umat nabi Muhammad SAW tidak demikian ? 


 Bukankah para pembuat dosa besar juga banyak dikalangan umat Nabi Muhammad ?



Nilai dan bobot taqwa seseorang tergantung pada sikapnya dalam mengamalkan seluruh ajaran/perintah Allah dan Rasul-Nya, termasuk perintah kewajiban mencintai keluarga Rasulullah. Jika hal ini disepelekan , maka orang tersebut tidak akan termasuk ke dalam kelompok orang-orang yang paling mulia. Sebab salah satu perintah Allah ditinggalkan. Dimana perintah tersebut merupakan hal yang vita, karena didalamnya terkandung permintaan Rasullulah kepada umatnya sebagai upah.


Bagaimana masih tidak yakin keturunan nabi Muhammad ada ?
Masih punya keyakinan Nabi Muhammad SAW manusia Biasa ?
saya heran jika mereka menganggap Nabi Muhammad manusia biasa, dan menuduh masyarakat yang mencintai dan mengagungkanya melakukan perbuatan maksiat atau bid'ah. Sementara mereka yang beranggapan Nabi Muhammad manusia biasa jika bertemu pejabat, ketua partainya atau presiden misalnya hormat, dan menganggap pejabat, ketua partai atau presiden berbeda dengan manusia lain. Ini Bisa dilihat dari cara penyambutan dan perlakuan mereka terhadap pejabat, ketua partai atau presiden. Kalau mereka konsisten harusnya penyambutan sama antara ketua partai dengan tukang ojek atau tukang becak, karena tukang ojeg dan presiden sama manusia biasa.




Mengapa mereka bisa beranggapan bahwa nabi manusia biasa ?
Sementara ketua partai dengan tukang ojeg mereka bedakan ?
Sementara presiden dianggap lebih di banding tukang becak ?


Mudah - mudahan Allah memberi hidayah Amiiin 
Monday, 28 May 2012

0
RAHASIA DARI ALLAH

ORANG YANG PALING BANYAK MENDAPAT RAHMAT DAN RAHASIA RAHASIA DARI ALLAH DIMAJELIS MAJELIS KEBAIKAN ADALAH ORANG YANG MERASA PALING HINA DIANTARA YANG HADIR (AL HABIB ABDULGADIR BIN AHMAD ASSEGAF)

SUMBER : DARUL ASRAR
                  HABIB MUHAMMAD BIN ALWY AL HADDAD

0
MUTIARA HATI

SIAPA YANG MIMILIKI ALLAH MAKA IA MEMILIKI SEGALANYA. SIAPA YANG KEHILANGAN ALLAH MAKA  IA KEHILANGAN SEGALANYA


BILA KAU TIDAK MERASAKAN NIKMAT SAAT BERIBADAH, ITU PERTANDA HATIMU BERPENYAKIT (IBNU ATHOILAH ASSAKANDARI)

SUMBER : MAJELIS TA'LIM DARUL ASRAR
                  HABIB MUHAMMAD BIN ALWY AL HADDAD
Saturday, 28 April 2012

0
Mengenal ka'bah 1

Catatan Harian


Ka'bah merupakan pusat/kiblat umat islam selutruh dunia, dimana kabah tersebut terletak di Saudi Arabia.
mari kita mengenal ka'bah lebih dekat lagi. berikut detail kabah berikut nama - nama tiap bagian.
Ka'bah
Ka'bah dari dekat
Kabah 3 dimensi





Tuesday, 10 April 2012

0
AL ASRAR BERSHOLAWAT

Wajah Indonesia - Bekasi Timur Bersholawat, pada tanggal 25 Maret 2012 Majlis ta'lim Al - Asrar mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Terlihat Jamaah sangat antusias dan khusyu.
Hadir sebagai pembicara DR. saepudin Amsir, Habib Hasan bin Ahmad Baharun dan Habib Naqib bin Abubakar. Habib Muhammad Bin Alwy Al Haddad sebagai tuan rumah.
Habib Naqib Bin Abu Bakar 
Habib Hasan Bin Ahmad Baharun

DR. Saepudin Amsir





Tuesday, 29 November 2011

0
Pesan Ketua Front Pembela Islam

Catatan Harian :


Mesjid Alharam Mekah
Rasulullah memulai dakwahNya, dari Mesjid, ketika Hijrah dari mekah ke Madinah memulai PerjuanganNya dengan membangun mesjid. Mengapa bukan persenjataan ? Mengapa bukan ekonomi ? bahkan mengapa bukan partai ?
Betapa keberadaan Mesjid sangat bermakna bagi umat Muslim. "Mari kita bahas" lanjut Habib Riziek.

Rasulullah Muhammad SAW memulai segala sesuatu dari mesjid, mengapa ? karena dengan adanya mesjid umat Isalam akan di pertemukan sehari lima kali, dengan pertemuan yang begitu intens sangat mungkin persatuan dan persaudaraan umat islam akan terjalin kuat. Dengan adanya mesjid umat akan shalat berjamaah, dengan berjamaah akan salaing kenal. Yang tidak kenal menjadi kenal, yang kenal menjadi akrab yang akrab semakin kuat persaudaraannya. Mengapa bisa begitu ? "kita lihat" lanjutnya. Shalat subuh di sebelah kanan bapak Bejo sebelah kiri bapak Trimo, begitu shalat Dzuhur sudah berganti sebelah kanan bapak Adi sebelah kiri bapak Abi begitu selanjutnya. sehingga jamaah akan saling mengenal satu sama lain baik pendatang maupun pribumi, konsep itu yang di pergunakan Rasulullah ketika harus mempersatukan kaum Muhajirin dan Amshor. Jika kita tarik kesimpulan Rasulullah memulai perjuangan dengan persatuan. Rasulullah tidak membuat slogan, tidak berteriak untuk bersatu tapi Beliau memperaktikannya melalui Mesjid. Karenanya Begitu pentingnya keberadaan Mesjid Bagi umat Islam.


Mesjid Nabawi Madinah

Setelah mempersatukan Umat Rasulullah melanjutkan pada tahap kedua yaitu ekonomi, umat telah bersatu tapi ekonomi lemah maka Rasulullah membangun ekonomi umat dengan berdagang. Bagaimana caranya umat Islam menguasai pasar karena kala itu pasar dikuasai Yahudi. Rasulullah tidak menyerang orang Yahudi di Pasar tapi mengajak sahabat untuk bersaing dalam berniaga dengan konsep Islam yaitu jujur. Karena persaudaraan umat begitu kuat saat itu orang islam lebih senang berbelanja kepada pedagang islam ketimbang non muslim. Dengan berbelanja kepada pedagang muslim berarti telah memajukan umat dan ikut membangun ekonomi islam dan membantu orang miskin , Mengapa demikian ? " tanya Habib Riziek.
Bila umat Islam berbelanja pada pedagang muslim maka kekayaan hasil berdagang si pedagang 2.5 % akan di keluarkan    Zakat, dan ini artinya membantu masarakat miskin, sehingga perputaran uang akan berputar di umat Islam. Berbeda dengan Umat Islam sekarang dikala gajian mereka lebih senang berbelanja ke Mall, Mac Donal, dan lain sebagainya yang notebene milik kaum kafir. Lantas kemana keuntungannya? mungkinkan umat islam akan kebagaian sementara mereka tidak membayar Zakat? sementara dikala tidak punya uang hutang kepada pak Haji ? Ironis Memang.

Persatuan kuat, ekonomi kuat lanjut ke tahap ke tiga yaitu pertahanan, Rasulullah selanjutnya memperkuat pertahanan untuk mempertahankan, membela dan memperjuangkan umat dan agama Allah SWT.

Demikian pesan Habib Riziek Bin Husein Shihab Ketua Fron Pembela Islam dalam peringatan Tahun baru Islam di mesjid Harapan Idah Bekasi. 


Sunday, 27 November 2011

0
Al- Furqan Harapan Indah Menggema

Catatan Harian

Satu Muharam 1433 H atau 28 November 2011 Masehi, di halaman Mesjid Al- furqon memutih karena di padati jamaah yang mengenakan baju serba putih. DKM Al-Furqan, Duta Bumi,Harapan Indah mengajak kita untuk mengingat dan mengenal tahun dan penanggalan Islam. Yang terpenting dengan tahun baru ini kita di ajak untuk lebih mempererat persaudaraan islam karena persaudaraan islam tidak terikat dan dibatasi oleh teritorial, suku bangsa,warna kulit,status sosial dan jabatan, karena itu ketika kaum muslim bersatu akan kuat dan tidak menjadi objek kaum kafir. Islam bersatu tak bisa terkalahkan, itulah tema perayaan tahun baru kali ini.

Al Habib Riziek Bin Husen Sihab di daulat untuk mengisi acara dan memberikan penyegaran kepada kaum muslim.


Jamaah antusias mendengarkan lantunan lagu yang di bawakan oleh tim hadrauh

0
Tahun Baru Islam 1433 H

Catatan Harian

Hadroh mengisi acara sambil menunggu kedatangan Sang Habib.
Indonesia adalah penduduk islam terbanyak di dunia, ironisnya banyak umat muslim yang tak kenal penanggalan islam, bahkan pada ahad 28 November 2011 merupakan tahun baru menurut penanggalan islam. Apa yang salah dalam hal ini ? Mungkinkah Pemerintah ? atau masyarakatnya itu sendiri ? Apakah karena bukan negara islam sehingga pemerintah tidak peduli ? tapi bagaimana dengan penaggalan Masehi ? berbagai elemen baik pemerintah ataupun swasta ikut peran serta, bahkan pemerintah secara resmi mengadakan acara dimanana - mana ? Padahal negara ini mayoritas muslim, pejabatnyapun muslim. tak kala ada yang mempertanyakan hal ini mereka berdalih negera ini bukan negara islam. lantas bagai mana keberpihakan pemerintah terhadap tahun masehi padahal negara ini bukan negara masehi/ nasrani?
Friday, 25 November 2011

0
Tawassul Dalam Pandangan ISLAM

Catatan Harian

APA MAKNA TAWASSUL ?

Tawassul berasal dari kata “Wasilah”yang artinya “Perantara”.Adapun tawassul itu sendiri berarti menjadikan sesuatu sebagai perantara. Seperti halnya orang yang sedang sakit meminta kesembuhan kepada Allah namun dengan perantara dokter atau obat -  obatan, maka orang yang berobat ke dokter atau meminum obat adalah orang “bertawassul” dengan obat dan dokter agar Allah memberi kesembuhan.
Adapun makna Tawassul dalam ranah islam adalah : menjadikan sesuatu yang disukai dan diridhoi Allah SWT sebagai “Perantara” agar hal tersebut menjadi salah satu sebab terkabulnya doa dan memiliki pengaruh atau kekuatan independen dalam terkabulnya doa dan hajat tersebut karena mereka semua hanya mahluk yang tidak memilki pengaruh dan kekuatan apapun hanya saja Allah menyukai dan meridhoi mahluk mahluk tersebut, dan hanya Allah-lah yang dapat mengabulkan atau menolak sesuatu.



APAKAH TAWASSUL DIPERINTAHKAN ALLAH SWT ?

Ya, tawassul adalah salah satu amaliah yang diperintahkan Allah. Dalam kitab suci Al Qur’an Allah memerintahkan hamba – hamba Nya untuk bertawassul (mencari perantara) antara Dia dengan hamba -  hamba Nya, sebagaimana AllaH tegaskan dalam firman Nya :


“Hai orang – orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan”. QS Al Maidah : 35.
Ayat ini dengan jelas dan terang benderang memrintahkan hamba – hamba Nya untuk bertawassul setelah memerintahkan mereka bertaqwa kepada Nya dan tentunya wasilah (perantara) itu dari kalangan mahluk Nya.


APAKAH RASULLAH SAW DAN PARA SAHABATNYA BERTAWASSUL ?

Tentunya sebagaimana yang kita ketahui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah suri tauladan bagi
Kita, beliau adalah hamba yang paling tahu diri, selalu mentaati semua perintah Allah dan orang yang paling konsisten dan pertama kali mengamalkan semua perintahnya, maka beliau juga bertawassul dan memrintahkan sahabatnya untuk bertawassul pula, hal itu akan nampak jelas bagi orang yang mendalami islam dengan benar. Berikut diantaranya :
a.       Rasul SAW bertawassul saat melangsungkan proses pemakaman ibunda imam Ali bin Abi thalib yakni Fatimah binti Asad yang pernah merawat beliau saat tinggal bersama suaminya Abu Thalib. Beberapa saat sebelum jenazahnya dikuburkan, Rasul memasuki liang lahatnya dan berbaring disana sambil bertawassul dan berdoa “Allah adalah Dzat yang Maha menghidupkan dan Maha Mengasihi” (HR.Ath Thabrani).
b.      Begitu doa yang selalu beliau panjakan saat berjalan ke mesjid yang penuh dengan tawassul sebagaimanadiriwayatkan oleh Al Baihaqi, Ibnu Majah, Imam Ahmad, Ibnu Sunni dan Abu Nu’aim, do’anya cukup panjang bila anda ingin menyimaknya silahkan tanyakan kepada orang berilmu.

APAKAH TAWASSUL HANYA BOLEH DENGAN AMAL SAJA ATAU DENGAN ORANG YANG BERAMAL ?

Seluruh ulama telah sepakat bahwa tawassul boleh dengan amal ibadah dan dengan orang yang beramal juga.
Dalil bolehnya tawassul dengan amal cukup banyak dan jelas, diantaranya :
1.       “Hai orang – orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu sesungguhnya Allah beserta orang – orang yang sabar” QS Al Baqarah 153. Atau bisa juga diartikan : “Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat”.
2.       Begitu pula kisah yang rasul certiakan tentang 3 orang musafir yang masuk ke dalam sebuah gua dan terjebak oleh sebuah batu yang jatuh menetupi mulut goa, lalu mereka “bertawassul” dengan amal mereka masing – masing hingga batu itu bergeser dengan izin Allah berkat tawassul mereka saat berdoa. (HR.Bukhari).
Adapun dalil bolehnya tawassul dengan Dzat yang beramal juga cukup banyak, diantaranya :
a.       Tawassulnya Rasullah SAW dalam hadist – hadist yang sudah kami sebutkan, diantaranya beliau bertawassul dengan diri beliau dan para Nabi sebelum beliau, begitu juga dalam doa yang selalu beliau baca ketika berjalan ke mesjid.
b.      Hadist yang menerangkan bahwa Nabi Adam As konon bertawassul atas diri Rasullah, padahal kejadian tersebut ribuan tahun sebelum Rasullah SAW lahir.hadist yang cukup panjang tiu di riwayatkan oleh Al – hakim, Al -  baihaqi dan At – thabrani.
c.       Hadist yang datang dari sahabat ustman bin Hunaif tentang seorang buta yang datangkepada Rasul SAW agar di do’akan sembuh dari kebutaannya, namun Rasul mengajarkannya bacaan Tawassul kepada sahabat tersebut dan ia pun sembuh dari kebutaanya sehingga melihat. (HR. Al Hakim & At Tirmidzi).
d.      Liha tafsir ayat berikut “ Dan setelah datang kepada mereka Al Qur’an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Padahal ssebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang – orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar kepadanya. Maka la’nat Allah – lah atas orang – orang yang ingkar itu”. QS Al Baqarah : 89.
Secara garis besar bahwa dulu sebelum kedatangan nabi Muhammad SAW orang Yahudi sering bertawassul atas diri Rasullah SAW, namun setelah nabi tersebut datang mereka malah mengingkarinya, maka mereka mendapat la’natnya.


APAKAH BOLEH BERTAWASSUL KEPADA ORANG YANG SUDAH MENIGGAL ?

Semua ulama telah sepakat bahwa bertawassul boleh dengan orang yang masih hidup atau yang sudah meninggal dan dalilnya sangat banyak, diantaranya :
a.       Karena hal itu tidak ada laranganya
b.      Umumnya kandungan surat Al Maidah ayat 35 yang sudah kami sebutkan
c.       Di zaman khalifah Umar bin Khattab terjadi paceklik yang berkepanjangan, lalu Bilal bin Harista bertawassul di makan Rasulullah kemudian ia bermimpi bertemu Rasul dan beliau SAW berpesan padanya “ sampaikan salamku kepada Umar bahwa mereka akan segera di guyur hujan” setelah mendengar kabar itu sahabat Umar pun menangis haru. (HR. Al Baihaqi & Ibnu Abi Syaibah).
d.      Hal serupa pernah terjadi pula, lalu orang – orang mendatangi sayyidah Aisyah dan beliaupun menyuruh mereka agar berziarah ke makam Rasul SAW dan bertawassul di sana, kemudian hujanpun turun (HR. Ad Darimi).
e.      Bila tawassul dengan amal boleh maka bertawassul dengan orang yang beramal,baik ia masih hidup atau sudah meninggal jelas boleh karena orang/pelakunya (yang hidup atau yang telah wafat) ataupun amalnya sama – sama mahluk Allah, simak firmaNya “ Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”. QS. AshAshaffat : 96, dan semua mahluk sama – sama tidak memiliki pengaruh dan kekuatan apa – apa.
f.        “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang – orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati, bahkan (sebenarnya) mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya”. QS Al Baqarah : 154.
g.       Adapun kelompok yang membeda – bedakan hanya membolehkan tawassul dengan amal saja, atau dengan orang yang hidup saja maka dalam diri mereka terdapat indikasi Syirik
Karena seolah meyakini bahwa orang yang hidup dapat memberi manfaat dan memiliki kekuatan ataupun pengaruh khusus, dan hal itu jelas – jelas musyrik.


APAKAH TAWASSUL HANYA BOLEH DENGAN NABI SAJA ?



Tidak, kita diperbolehkan bertawassul dengan semua orang yang rajin beramal sholeh. Dalilnya adalah tawassulnya Syaidina Umar bin Khattab dengan Syaidina Abbas paman Rasullah sebagaimana yang diriwayatkan dalam Hadist Shahih. Dari Hadist itu seolah Umar mau menjelaskan :
a.    Tidak, kita diperbolehkan bertawassul dengan semua orang yang rajin beramal sholeh. Dalilnya adalah tawassulnya Syaidina Umar bin Khattab dengan Syaidina Abbas paman Rasullah sebagaimana yang diriwayatkan dalam Hadist Shahih. Dari Hadist itu seolah Umar mau menjelaskan :
a.    a. .Bolehnya bertawassul dengan selain Nabi
b.     b. Menunjukan keistimewaan ahlu bait Rasullah SAW/orang yang memilki kekerabatan dengan Rassul SAW.

Friday, 11 November 2011

0
Pengelompokan Najis

Najis adalah benda yang menjijikan dan menyebabkan tidak sahnya sholat. Najis ada 3 kelompok : 1. Mugholladzoh (berat) 2. Mukhoffafah (ringan) 3. Mutawasittoh (sedang)
Monday, 19 September 2011

0
Pamer Ibadah

Pamer Ibadah adalah Perbuatan tercela yang lebih dahsyat (buruk) lagi pamer Maksiat

Al-habib Muhammad Alwy Al Haddad
Friday, 16 September 2011

0
Mengapa Kita malas beribadah ????

Catatan Harian

Ketika menjalankan Ibadah terkadang terasa berat dan malas. padahal kalau kita mau merenungi aktivitas dunia ketika di bandingkan dengan ibadah sholat misalnya jauh lebih sedikit. Namun kenapa sholat lima waktu yang hanya memakan waktu hitungan menit terasa berat dan malas ??? Apa penyebabnya ??? dan Apa penangkal atau obatnya ???

Al- Habib Abdulah bin Alwy Al- Haddad mengatakan, penyebab malas dan berat untuk melakukan ibadah sholat misalnya ada 4 perkara dan penangkalnya atau obatnya ada 4 perkara juga.

Thursday, 28 July 2011

0
Harapan Tua Renta

Catatan Harian

Disaat Ku tua..............................................

Disaat Daku tua, bukan lagi diriku yang dulu,
Maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.

Disaat daku menumpahkan kuah sayuran di bajuku,
di saat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu,
ingatlah saat-saat bagaimana daku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukanya.

Disaat Saya dengan pikunya mengulang terus menerus ucapan yang membosankan mu.
Bersabarlah mendengarkanku, jangan memotong ucapanku, Dimasa kecilmu, Daku harus mengulang dan
mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Disaat Saya membutuhkanmu untuk memandkanku,
Janganlah menyalahkanku.
Ingatlah dimasa kecilmu, bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?

Disaat Saya kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern,
Janganlah menertawakanku,
Renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap "mengapa" yang engkau ajukan saat itu.

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
Ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku,
Bagaimana dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.

Disaat Daku melupakan topik pembicaraan kita,
Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya.
Sebenarnya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku,
asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkanku, Daku telah bahagia 

Disaat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih.
Maklumilah diriku, dukunglah daku, bagaikan Daku terhadapmu disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.  
Friday, 25 March 2011

0
Intropeksi

Sibukanlah mencari kekurangan diri sendiri (intropeksi) dan memperbaikinya, maka tidak akan sempat mencari kekurangan orang lain apalagi menyalahkannya, karena belum tentu orang yang kita salahkan lebih buruk di sisi Allah SWT.
Wednesday, 23 March 2011

0
NAJIS

Najis adalah benda yang menjijikan dan menyebabkan tidak sah sholat. Najis di kelompokan menjadi : 1.Najis Mugholladzoh, 2. Mukhfafah, 3.Mutawasitoh

0
Umar bin khatab

Catatan : 19 Desember 2010 "Umar bin khatab adalah pelita bagi ahli syurga" Diriwayatkan oleh Abu Nuaim
 
. | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog